"Tidak ada namanya sponsorship, semua proses seleksi kami lakukan dengan clean and clear," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono kepada detikcom, Senin (10/4/2017).
Argo menegaskan pihaknya tidak menerima 'titipan' dari pihak mana pun dalam proses penerimaan anggota Polri tersebut. Semua tahapan proses seleksi diawasi secara ketat baik oleh internal maupun pihak eksternal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Belajar yang baik, persiapkan fisik dan juga mental yang baik, percayakan pada kemampuan diri sendiri. Itu yang terpenting," kata Yudawan.
Ia juga mengimbau kepada oara orang tua peserta untuk tidak menyuap panitia. Yudawan juga mengimbau orang tua peserta untuk tidak percaya dengan oknum yang mengiming-imingi kelulusan dengan imbalan uang.
"Laporkan kepada kami apabila ada oknum panitia Polda Metro Jaya yang melakukan pungli, akan kami tindak tegas," tegas Yudawan.
Yudawan juga memperingatkan kepada orang tua untuk tidak percaya terhadap orang yang mengaku bisa meloloskan putra-putrinya dengan meminta sejumlah uang. "Hati-hati juga akan penipuan yang mengaku bisa meloloskan anaknya, atau punya kenalan 'orang dalam', jangan percaya," tandasnya.
Penerimaan anggota Polri Taruna Akpol, Bintara dan Tamtama dibuka sampai 15 April nanti. Proses penerimaan dilakukan dengan berprinsip BETAH (Bersih, Transprasan, Akuntabel dan Humanis). (mei/aan)











































