"Jadi sebenarnya sudah diatur kloter-kloternya untuk pelatihan. Seperti misalnya untuk Cawang itu pukul 15.00 WIB. Tapi ada yang saking semangatnya jadi sudah berangkat dari pagi," kata anggota Tim Pemenangan Ahok-Djarot, Eva Kusuma Sundari saat dihubungi, Minggu (9/4/2017).
Eva mengatakan sudah ada pengaturan jadwal untuk pelatihan saksi per wilayah. Tapi, mungkin ada yang tidak memperhatikan jadwalnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca Juga: Pembekalan Saksi Ahok-Djarot di JIExpo Sempat Diwarnai Keributan
Selain mengikuti pelatihan, para saksi juga menjalani seleksi. Eva menuturkan antusiasme peserta sangat tinggi.
Dalam kejadian itu, wartawan yang meliput diminta menghapus rekaman oleh oknum panitia. Eva mengaku akan memperingatkan mereka yang berlaku demikian.
"Mungkin malu ya karena ricuh. Nanti akan diperingatkan," ucapnya.
Sebelumnya diberitakan, ribut-ribut itu terjadi sebelum Ahok tiba di lantai 6 JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (9/4/2017). Ada saksi yang ingin masuk ke ruangan untuk pengarahan namun tidak diperbolehkan.
Pantauan detikcom, sejumlah orang sempat mendorong petugas keamanan dan panitia karena dilarang masuk pada pukul 14.30 WIB. Polisi turun tangan untuk melerai.
Wartawan yang merekam kejadian itu diminta menghapus rekaman oleh oknum panitia. Wartawan juga diminta keluar ruangan. (imk/fjp)











































