Bus armada Putra Luragung tujuan Palimanan-Jakarta bernomor polisi E 7558 Y terguling sekitar pukul 15.45, Minggu (9/4/2017). Awalnya bus melaju di jalur cepat, namun kemudian diduga sopir bus membanting setir ke kiri karena menghindari mobil yang menyalip kendaraan di depannya. Bus yang mengangkut 25 penumpang ini langsung terguling ke kiri dan terperosok ke parit.
"Tidak ada korban jiwa, karena bus melaju hanya 50-60 km/jam ya. Hanya kerusakan kecil di bagian depan kiri, lampu-lampu kirinya (rusak)," terang Kanit PJR Cipali Iptu Heri saat dihubungi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak ada macet, karena dua lajur bisa dibuka jadi arus lalin (kemacetan) tidak ada," lanjutnya.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kecelakaan ini. Seluruh penumpang telah diantar menggunakan armada bus Putra Luragung yang lewat sepanjang tol. Sementara itu bus telah dievakuasi dengan mobil derek. (nif/imk)











































