Kasatreskrim Polres Serang Kota, AKP Richardo Hutasoit membenarkan kabar penemuan tersebut. Ia menyatakan balita berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan oleh warga sekitar pukul 08.00 WIB.
"Tadi sekitar jam 8 pagi ditemukan, tersangkut di tumpukan sampah di kali itu, dekat Polsek Serang Kota. Warga yang menemukan, seperti biasa warga itu kan kalau pagi nyuci piring dan pakaiannya di kali, ibu-ibu yang menemukan, dia melihat tanda-tanda yang aneh, laporan lah ke Pak RW," ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (9/4/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah itu, ketua RW setempat melaporkan penemuan itu ke Polsek Serang Kota, polisi kemudian mengecek kebenaran kabar tersebut. Setelah diperiksa, benar bahwa yang ditemukan warga itu adalah jenazah manusia.
"Lalu bersama-sama Pak RW dilakukan pemeriksaan kembali untuk memastikan bahwa itu manusia dan kemudian dilaporkan ke Polsek, dari Polsek diteruskan ke Satreskrim. Dan tadi saya sendiri yang langsung cek ke lokasi, dan benar itu adalah anak jenazah manusia," imbuhnya.
Saat ini, pihak kepolisian masih memeriksa keluarga balita hilang tersebut untuk dilakukan pencocokan identitas dan ciri-ciri korban. "Sementara ini hasil pemeriksaan kita ada yang mengklaim keluarga sebagai orangtuanya, sedang diidentifikasi keterangannya apakah sesuai dengan ciri-ciri dari si korban almarhum," paparnya.
Polisi menduga balita Hakim tercebur ke sungai Cibanten kala bermain di pinggir rumahnya. Pasalnya, rumah korban berdekatan dengan sungai.
"Anak berusia 3 tahun laki-laki, diduga dia itu bermain di kali, tercebur lah dia, rumahnya tinggi," uacapnya.
Diberitakan detikcom sebelumnya, Muhamad Hakim dilaporkan hilang diduga diculik. Kecurigaan itu muncul lantaran ada tetangganya bernama Memet melihat Hakim dibawa orang tak dikenal dengan cara dibonceng menggunakan sepeda motor.
(dnu/dnu)










































