"Saya sudah menduga sejak awal. Memang Pak Saldi Isra yang paling pas di situ di antara calon-calon yang ada," kata Hamdan kepada detikcom, Sabtu (8/4/2017).
Hamdan menyebut Saldi sering ikut dalam kegiatan MK seperti menjadi ahli maupun pengenalan MK, seminar dan lainnya. Menurut Hamdan, Saldi sudah sangat paham dengan MK terutama putusan-putusan yang pernah dikeluarkan oleh MK.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi Pak Saldi sudah sangat paham tentang MK, dan saya yakin sudah sangat paham tentang berbagai putusan-putusan yang telah dikeluarkan oleh MK selama ini sehingga ada kesinambungan dari putusan-putusan Mahkamah Konsitusi ke depannya," sambung Hamdan.
Secara pribadi, Hamdan mengaku sudah lama kenal dengan Saldi. Dia pun tak ragu menyebut Saldi sebagai orang yang bersih dan tepat untuk kondisi MK saat ini.
"Sebelum saya di Mahkamah Konstitusi saya sudah kenal dekat dengan beliau. Pak saldi ini punya pengetahuan luas tentang hukum tata negara dan tentang ilmu hukum secara umum, cukup memahami hukum itu tertutama hukum tata negara dan itu memang keahliannya, karena guru besarnya dalam bidang hukum tata negara. Saya yakin Pak Saldi clear. Pak Saldi ini clear urusan itu, saya yakin sangat clear sekali. Artinya memang orang yang cocok untuk saat sekarang ini," ujarnya.
Sebagaimana diketahui, Saldi yang memperoleh Bung Hatta Anti Corruption Award pada 2004 dipilih Presiden Joko Widodo sebagai hakim MK yang baru. Terpilihnya Saldi dikonfirmasi oleh Ketua Panitia Seleksi Hakim MK Harjono.
"Iya, sudah, Pak Saldi. Iya (Presiden memilih Pak Saldi)," kata Harjono saat dikonfirmasi detikcom. (HSF/bag)











































