Sohibul Iman mengatakan tensi politik yang menjurus pada perselisihan, apalagi konflik horizontal, pada pilkada harus dicegah. Pilkada merupakan kontestasi kehendak untuk memberikan kontribusi terbaik pada masyarakat DKI. Pilkada, kata dia, bukan kontestasi kepentingan paslon ataupun parpol, tetapi bagaimana memberikan kontribusi sehingga harus bersama-sama menghindari konflik.
"Ada kekhawatiran tensi politik sangat tinggi bisa terjadi friksi-friksi. Konflik horizontal harus dihindari karena ini bisa menghambat rujuk sosial di saat pilkada sudah selesai. Kalau luka terlalu dalam, kita akan sulit kembali untuk bersama-sama," kata Sohibul di Rembug Kopi, Jalan Veteran, Yogyakarta, Sabtu (8/4/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dukungan-dukungan ini di satu sisi menggembirakan, tetapi tidak membuat kami lalai. Karena di detik-detik terakhir ada saja peristiwa terjadi. Jadi kami harus kerja keras untuk memenangkan," katanya.
Terkait dengan permintaan kepolisian untuk menunda sidang tuntutan bagi Ahok, hal itu dinilai sebagai bentuk intervensi eksekutif terhadap yudikatif. Semua pihak harus saling percaya bahwa yudikatif pasti sudah mempunyai pertimbangan-pertimbangan matang apakah sidang akan mengganggu situasi yang kondusif atau tidak. (mbr/mbr)










































