Said Aqil: Pemimpin Harus Contoh Nabi Muhammad SAW

Said Aqil: Pemimpin Harus Contoh Nabi Muhammad SAW

Faiq Hidayat - detikNews
Sabtu, 08 Apr 2017 07:03 WIB
Said Aqil: Pemimpin Harus Contoh Nabi Muhammad SAW
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj mengatakan setiap pemimpin harus meniru akhlak Nabi Muhammad SAW. Seorang pemimpin harus adil terhadap warganya meski beda agama, partai, politik dan suku.

"Seperti Rasul, ketika memimpin kota Yatrib, penduduknya ada muslim dan non muslim. muslimnya ada pribumi, ada pendatang, muhajirin ansor. Semua diberlakukan oleh Rasul dengan sama di mata hukum sama, diberi pelayanan fasilitas sama, hak dan kewajiban sama. Enggak pandang agama dan sukunya apa," kata Said Aqil di Kantor PBNU, Kramat Raya, Jakarta Pusat, Jumat (7/4/2017).

Dia pun kemudian menyinggung pelaksanaan sejumlah Pilkada yang sampai 'merebut' masjid sebagai panggung politik. Secara bercanda, Said mengatakan bahwa senakal-nakalnya Nahdliyin paling hanya sampai merebut sandal di masjid.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

NU, kata Said, tak pernah 'merebut' masjid. Itu berbeda dengan sekelompok orang yang menggunakan masjid sebagai panggung politik padahal mereka tak membangunnya.

"Enggak pernah bangun masjid tapi rebut masjid, kalau NU paling nakal nyolong sendal. Orang wahabi nyolong masjid bukan sendalnya. Budaya tahlilan, syukuran, shalawat sudah benar itu," ujar dia.

Said mengingatkan agar, siapapun jika ingin aksi jangan merebut Masjid. Apalagi bagi mereka yang tak pernah membangun tempat ibadah.

Dia mencontohkan, dalam unjuk rasa terkait kasus dugaan penistaan agama calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

"Jangan salat Jumat di Monas, salat Jumat ya di Masjid. Salat Jumat di Monas tidak sah, Jumatan di Masjid saja. Lawan Ahok saja sampai 3 juta orang, hebat benar Ahok ya," kata Said Aqil. (ams/ams)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads