Isu reshuffle memang sudah beberapa kali mencuat, terakhir kali sekitar 4 bulan lalu. Kini, kabarnya, setidaknya ada dua menteri yang kursinya 'goyang'.
Salah satu pemicu munculnya kabar tersebut adalah kedatangan imam besar Masjid Istiqlal KH Nasaruddin Umar ke Istana Kepresidenan pada Rabu (5/4/2017). Nasaruddin mengaku memang kerap diajak bertemu oleh Jokowi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca Juga: Imam Besar Istiqlal Temui Jokowi di Istana Bahas Persoalan Umat
Setelah kedatangan Nasaruddin ke Istana, kabar reshuffle pun berembus. Kedatangan Nasaruddin dikait-kaitkan dengan posisi Menag Lukman Hakim Saifuddin. Nasaruddin sebelumnya memang pernah duduk sebagai Wakil Menteri Agama. Benarkah posisi Lukman sebagai Menag goyang?
Imam besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar (Bartanius Dony A/detikcom) |
Ditanya soal hal ini, PPP selaku partai Lukman menyerahkan urusan perombakan kabinet ini kepada Presiden Joko Widodo.
PPP merasa selama ini tidak ada kesalahan yang dilakukan partainya sehingga kursi menteri harus ditarik.
"Memangnya PPP ada salah?" kata Ketua DPP PPP kubu Romahurmuziy, Syaifullah Tamliha, saat dihubungi, Jumat (7/4/2017).
Tamliha mengatakan hingga saat ini belum ada pembicaraan soal reshuffle kabinet. Menurutnya, kinerja Lukman sebagai Menag hingga saat ini selalu baik.
"Kinerjanya bagus dibanding menteri lain. Tidak tahu kalau ada kepentingan politik," ucapnya.
Menag Lukman Hakim Saifuddin (Lamhot Aritonang/detikcom) |
Sementara itu, Lukman enggan menanggapi isu reshuffle kabinet. Termasuk tentang apakah dia akan digantikan oleh Nasaruddin Umar.
"Itu bukan domain saya untuk menanggapi," kata Lukman di kantor Kemenag, Jumat (7/4). (imk/tor)











































Imam besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar (Bartanius Dony A/detikcom)
Menag Lukman Hakim Saifuddin (Lamhot Aritonang/detikcom)