Berselang dua jam kemudian, Jamilah bangun dan suara yang sama masih terdengar. Karena penasaran, ia mencoba mencari sumber suara. Jamilah terkejut bukan kepalang saat mengetahui suara tangisan berasal dari dalam sebuah kardus yang ditaruh di atas meja di warung tebu miliknya.
Usai mengetahui isi kardus adalah sesosok bayi berjenis kelamin laki-laki, Jamilah memanggil suaminya Mustafa (38). Mereka selanjutnya melaporkan temuan tersebut ke Polsek Seulimuem Polres Aceh Besar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ditemukan, kondisi bayi dalam keadaan sehat. Di dalam kardus ukuran 50X30 sentimeter tersebut juga terdapat dua kain bedung, satu botol susu, satu pasang sarung tangan dan kaki serta satu kotak susu untuk bayi berusia 0-6 bulan.
Bayi malang yang ditaruh di warung tebu Alue Glong Desa Alue Rindang Kecamatan Seulimeum, Aceh Besar, ini selanjutnya dibawa ke Puskesmas Seulimuem. Polisi saat ini masih mencari pelaku yang tega membuang darah dagingnya.
"Kita masih menyelidiki orang tua bayi ini. Saat ini bayi tersebut kita titip di Puskesmas Seulimum," kata Waka Polres Aceh Besar, Kompol Agung Prasetyo saat dihubungi wartawan dari Banda Aceh. (rvk/rvk)











































