Video Anak SD Berkantong Plastik Peringatan Bagi Pemda-Kementerian

Video Anak SD Berkantong Plastik Peringatan Bagi Pemda-Kementerian

Ray Jordan - detikNews
Jumat, 07 Apr 2017 14:43 WIB
Video Anak SD Berkantong Plastik Peringatan Bagi Pemda-Kementerian
Foto: Bagus Prihantoro Nugroho
Jakarta - Video anak SD di Kabupaten Sungkung, Kalimantan Barat, yang bersekolah menggunakan kantong plastik untuk menyimpan perlengkapan belajar menjadi viral. Kejadian ini menjadi peringatan bagi kementerian dan pemerintah daerah setempat.

Juru Bicara Presiden Johan Budi SP mengatakan, Presiden Jokowi sangat peduli terhadap kondisi di perbatasan. Tak hanya memperhatikan infrastruktur, Jokowi juga memberi perhatian terhadap kehidupan masyarakat di lokasi perbatasan tersebut.

"Sebenarnya Presiden itu kan concern di daerah perbatasan. Presiden juga beberapa kali meresmikan (pos perbatasan) itu juga tidak hanya concern di pendidikan, tapi juga kesehatan," kata Johan budi saat ditemui di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (7/4/2017).

Namun, lanjut Johan, begitu melihat video anak SD yang membawa kantong plastik yang menjadi viral tersebut, Presiden Jokowi langsung mengirimkan tim untuk memberi bantuan ke SDN di perbatasan.

"Nah, ini mungkin karena berkaitan dengan program di perbatasan, melihat itu langsung diresposn Presiden. Jadi masyarakat sekitarnya juga untuk wibawa pemerintah juga, agar mereka tidak sekolah di seberang, tidak berobat di seberang. Termasuk pasar juga," katanya.

Menurut Johan, kondisi ini seharusnya menjadi perhatian kementerian terkait. Karena itu Jokowi meminta pihak kementerian untuk bertindak cepat merespons kebutuhan siswa sekolah di sana.

"Sebenarnya Presiden juga meminta pembantunya, aparat di bawah, termasuk aparat kementerian sosial dan kementerian pendidikan, termasuk kesehatan. Kalau ini tentu berkaitan dengan Kementerian Pendidikan. Tapi respons yang cepat itu karena memang concern terhadap penduduk di perbatasan. Tentu setelah kejadian ini Presiden akan memberikan arahan juga kepada pembantunya," katanya.

Tak hanya ke kementerian, Johan mengatakan, kejadian ini menjadi peringatan bagi pemerintah daerah. "Ini juga tentu bagian dari mengingatkan kembali ke pemrintah daerah, dan ini sudah berkali-kali disampaikan oleh Presiden," imbuhnya.

Video anak SDN 04 Sungkung, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, yang bersekolah menggunakan kantong plastik untuk menyimpan perlengkapan belajar menjadi viral. Presiden Jokowi sudah melihat video tersebut dan langsung merespons dengan mengirimkan paket sekolah untuk anak-anak tersebut.

Tak hanya ke SDN Sunkung, Jokowi juga mengirimkan bantuan perlengkapan sekolah untuk 4 SD di wilayah perbatasan RI-Malaysia tersebut, yakni yakni, SDN 09 di Senoleng, SDN 10 di Medeng, SDN 11 di Senebeh dan SDN 07 di Kaput. (jor/fdn)


Berita Terkait