Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar mengatakan, terduga yang pertama berinisial ZA memiliki sejumlah keterlibatan. Salah satunya rencana penyerangan Polsek Brondong, Lamongan.
"Rencana melakukan penyerangan terhadap Polsek Brondong, Kabupaten Lamongan dengan menggunakan 4 senjata pendek yang masih dikuasai kelompoknya," kata Boy kepada detikcom, Jumat (7/4/2017).
Terduga kedua inisial AB (sebelumnya disebut HE). AB diduga diduga mengetahui rencana penyerangan Polsek Brondong menggunakan 4 senjata yang rencananya akan dilakukan minggu depan.
"Ketiga, inisial ZH, bersama sama ZA transaksi senjata api di Sangir, Sulawesi Utara," katanya.
3 terduga teroris itu ditangkap di wilayah Paciran, Lamongan, Jatim, pagi tadi. Mereka ditangkap di dua lokasi terpisah. (idh/fdn)











































