"Menurut Bupati Pandeglang, yang jadi andalan tanaman jagung. Kapasitas hasil jagung di Indonesia setengahnya ada di Banten, khususnya Balaraja dan Cikupa (Kabupaten Tangerang). Di situ saja kebutuhannya 4 juta ton, Pandeglang 100 ribu ton," kata Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo seusai Rapat Koordianasi Lembaga Pemerintahan Desa/Kecamatan Kabupaten Pandeglang di Hotel Wira Carita, Jalan Labuan, Labuan, Pandeglang, Banten, Kamis (6/4/2017).
Oleh karena itu, lanjut Eko, Kemendes PDT sangat mendukung bila Dana Desa bisa digunakan untuk membangun embung (tandon air) dan pelebaran irigasi agar lahan pertanian jagung bisa meningkat hasil panennya. Saat ini lahan pertanian jagung di Kabupaten Pandeglang berjumlah 1.000 hektare dengan hasil 100 ribu ton jagung.
"Dengan dibangun embung dan pelebaran serta mendalamkan aliran irigasi yang ada, diharapkan hasil panen bisa meningkat menjadi 700 ribu ton dengan keuntungan Rp 2 triliun untuk petani," jelas Eko lagi.
"Bahkan, dengan adanya embung dan irigasi, masa tanam dan panen bisa dilakukan tiga kali dalam setahun. Ya bisa jadi 6 juta ton," pungkasnya. (zal/fjp)











































