495 Warga Binaan Dinsos DKI Harus Punya Surat Sehat untuk Nyoblos

495 Warga Binaan Dinsos DKI Harus Punya Surat Sehat untuk Nyoblos

Nur Indah Fatmawati - detikNews
Kamis, 06 Apr 2017 20:45 WIB
495 Warga Binaan Dinsos DKI Harus Punya Surat Sehat untuk Nyoblos
Foto: Nur Indah Fatmawati/detikcom
Jakarta - Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi DKI Jakarta menemukan 495 pemilih potensial dari dua panti di Jakarta Barat, Panti Laras Sentosa 1 dan 3. Jumlah tersebut masih harus diverifikasi ulang dengan surat pernyataan sehat dari dokter.

Komisioner KPUD DKI Jakarta Mochammad Sidik meminta bantuan Pemprov memfasilitasi ini. Sedangkan Bawaslu tidak berani merekomendasikan penghapusan karena belum dilengkapi surat keterangan sehat.

"Kita memegang regulasi bahwa alat pemilih itu salah satunya kalau pemilih itu terganggu jiwa dan ingatannya, maka harus dilengkapi dengan dokumen surat keterangan dari dokter," kata Sidik saat ditemui di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi DKI Jakarta, Kamis (6/4/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jumlah pemilih potensial ini sempat dikritisi oleh pasangan calon (paslon) nomor urut 3. "Mereka ingin dipastikan warga panti di Jakarta Barat itu adalah warga DKI Jakarta. Tentu saja malam ini kita akan sampaikan kepastian yang kita pegang adalah berdasarkan NIK dan NKK yang sudah dimiliki warga panti," ucapnya.

Pemprov DKI Jakarta memang menggenjot penambahan jumlah DPT pada pilgub putaran kedua, 19 April mendatang. Salah satunya berkoordinasi ke lapas/rutan, apartemen, dan Dinsos.

Jika sampai tenggat penetapan DPT surat keterangan sehat dari dokter belum dikeluarkan, akan ada penyaringan lagi bagi warga penghuni Dinsos saat hari pemilihan.

"Nanti akan kami tandai dan kami akan tahan yang namanya form C6, surat undangan untuk pemilih," tuturnya. (idh/idh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads