Djarot akan Bikin Pengolahan Sampah Organik di Pasar Induk

Pilgub DKI Putaran Kedua

Djarot akan Bikin Pengolahan Sampah Organik di Pasar Induk

Bisma Alief Laksana - detikNews
Kamis, 06 Apr 2017 18:37 WIB
Djarot akan Bikin Pengolahan Sampah Organik di Pasar Induk
Djarot di Jakarta Timur / Foto: Bisma Alief/detikcom
Jakarta - Cawagub DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meminta agar tiap rumah tangga mulai sadar soal penanganan sampah. Djarot ingin warga Jakarta mulai memisahkan antara sampah kering dan sampah basah mulai dari rumah masing-masing.

Saat ini, kata Djarot, warga Jakarta masih belum membiasakan diri untuk memisahkan antara sampah kering dan sampah basah. Karena itu, dia berjanji akan terus mensosialisasikan program tersebut. Selain itu, Djarot juga mengatakan bahwa akan ada pengaturan pengambilan sampah agar lebih mudah diolah.

"Sekarang ini, warga masih mencampur (antara sampah kering dan sampah basah), sehingga waktu itu kita sosialisasi. Lalu untuk pengambilan sampah, kita atur kapan sampah kering diambil, kapan sampah basah diambil. Misalnya, yang paling banyak kan sampah basah, hari Senin sampai Jumat sampah basah, sampah kering nggak boleh. Hari Sabtu dan Minggu, sampah kering," papar Djarot di bank sampah Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (6/4/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sampah kering itulah yang bisa ditukar ke bank sampah. Begitu sampah kering diambil, kemudian taruh ke bank sampah (untuk) diolah lagi," lanjutnya.

Selain itu, Djarot juga menyebut bahwa dia akan membangun pengolahan sampah organik di Pasar Induk Kramat Jati. Hal tersebut agar bisa mengurangi sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantargebang.

"Kami juga bikin pengolahan sampah di Pasar induk, contoh di Kramat Jati dan itu akan kita bangun pengolahan sampah untuk sampah organik. Sehingga produsen sampah dari pasar bisa kita kurangin," ujar Djarot. (bis/imk)


Berita Terkait