Plt Gubernur DKI Bikin Piket untuk Kejar Pelayanan e-KTP

Plt Gubernur DKI Bikin Piket untuk Kejar Pelayanan e-KTP

Nur Indah Fatmawati - detikNews
Kamis, 06 Apr 2017 18:24 WIB
Plt Gubernur DKI Bikin Piket untuk Kejar Pelayanan e-KTP
Foto: Nur Indah Fatmawati/detikcom
Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berusaha mengejar pembuatan KTP elektronik (e-KTP) warga yang sempat molor karena kehabisan blanko. Plt Gubernur Sumarsono mengimbau pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) menjadwalkan piket hingga Pilgub 19 April mendatang.

"Dukcapil yang sistemnya piket yang KTP-nya non-Jakarta. Pelayanan pada hari-H yang di Jakarta tetap nyoblos dan memonitor TPS masing-masing, jadi semua dapat tugas nih," kata Sumarsono di Disdukcapil, Jakarta Barat, Kamis (6/4/2017).

Sumarsono menyerahkan pengaturan jadwal piket pada Pilgub 19 April itu kepada Dinas. Dia berharap pembagian tugas bisa merata.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi jangan karena libur KTP DKI terus enak-enak gara-gara libur. Ya kalau piket nanti diatur sama Dinas Dukcapil," ucap dia.

Sementara itu, dari data Dinas Dukcapil hingga saat ini, ada 132.183 surat keterangan (suket) warga yang menunggu perekaman. Pria yang karib disapa Soni itu mengatakan ada 100 ribu blanko yang datang sore ini.

Pemprov, kata Soni, masih menunggu 100 ribu blanko lagi. Soni berharap pelayanan e-KTP DKI Jakarta segera rampung dan bebas dari masalah.

"Jadi prioritas pertama untuk mereka yang selain membawa suket bisa langsung ditukar dengan e-KTP asli, kemudian mereka yang baru direkap dan sudah memenuhi syarat untuk direkam dan difoto bisa langsung diberikan bukan suket, tapi e-KTP tersebut," ucapnya.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengaku sudah menandatangani pengadaan blanko e-KTP sebanyak 7 juta lembar. Blanko tersebut akan didistribusikan secara bertahap ke sejumlah daerah.

"Sehingga akhir Maret sudah kita distribusikan sebagian untuk DKI yang memasuki pilkada kedua," kata Tjahjo saat ditemui di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (4/4). (ams/imk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads