Kakak kandung korban, Gaudensiana Abuk Bere, menuturkan korban pada Rabu, 5 April 2017, sekitar pukul 19.00 Wita, mengalami kesurupan dan sempat mengamuk dan membantingkan diri ke lantai kamar kos.
"Sepanjang malam korban terus berontak dan terus melawan. Saat kesurupan, saya bersama teman menjaga dia," ujar Gaudensiana, Kamis (6/4/2017).
Saat Fabianus kesurupan, Gaudensiana menyebutkan, dia bersama beberapa teman kos lainnya berusaha menjaga dan menenangkan saat korban berontak.
"Sampai kami kelelahan dan ketiduran. Saat bangun pukul 06.00 Wita, kami lihat korban sudah tidak bernyawa," kata Gaudensiana. (fjp/fjp)











































