RI Minta Myanmar Utamakan Kepentingan Kolektif Asean

RI Minta Myanmar Utamakan Kepentingan Kolektif Asean

- detikNews
Kamis, 21 Apr 2005 14:05 WIB
Jakarta - Jatah kursi Myanmar sebagai Ketua Asean 2006 terus digoyang, namun demikian RI berharap Myanmar mengutamakan kepentingan kolektif negara-negara Asean dan segera melaksanakan road map to democracy.Terpilihnya Myanmar menjadi Ketua Asean 2006 dihujani kritik dari masyarakat internasional yakni Uni Eropa dan Amerika Serikat serta beberapa negara Asean terkait sikap Yangon yang tetap menahan pemenang Nobel Perdamaian Aung San Suu Kyi dan lambannya pelaksanaan road map to democracy. "Sikap Indonesia , kita menghargai dan menggarisbawahi sikap Myanmar yang mengakui adanya kepentingan kolektif negara Asean. Kita tidak akan memaksakan tetapi ingin mendorong Myanmar melaksanakan apa yang telah mereka sendiri janjikan," kata Juru Bicara Departemen Luar Negeri Marty Natalegwa usai pertemuan bilateral Hassan Wirajuda dengan Menlu Myanmar U Nyan Win dalam rangka KAA di gedung Pancasila, Jalan Pejambon, Jakarta Pusat, Kamis (21/4/2005)."Kami berharap mereka menentukan sikap segera mungkin paling tidak pada saat Asean Ministerial Meeting (AMM) di Laos Juni-Juli 2005 mendatang," ujarnya.Lebih lanjut, kata dia, RI menghargai sikap Myanmar yang berkomitmen untuk melaksanakan road map to democracy. "Mengenai perkembangan di dalam negeri Myanmar kita inginkan harus ada hasil nyata dari Myanmar sendiri. Kita mendorong Myanmar melaksanakan road map to democracy tersebut. Mungkin dengan cara konvensi nasional yang inklusif dengan melibatkan seluruh masyarakat di Myanmar dan juga mengenai adanya pencabutan penahanan dari Ibu Aung San Suu Kyi," ungkap Marty. (aan/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads