Novanto menyebut pertemuan itu dilakukan di Tee Box Cafe. Saat itu, Novanto tengah makan dan tiba-tiba didatangi Andi yang memperkenalkan diri sebagai supplier kaus.
"Jadi tidak ada yang mengenalkan. Waktu itu saya duduk di Tee Box, saya mau makan. Ada anak muda datang ke tempat saya mengenalkan dirinya adalah Andi Narogong. Saya tanya ada masalah apa, dia bilang bapak kan lagi butuh atribut partai, saya supplier kaos. Saya tanya berapa harganya, setelah dijelaskan, nggak mungkin. Harganya terlalu tinggi," ucap Novanto bersaksi dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikor), Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Kamis (6/4/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Biasa seperti itu?" tanya jaksa KPK.
"Kalau restoran lagi ramai, sering ada orang-orang yang memperkenalkan diri," jawab Novanto.
Pertemuan selanjutnya menurut Novanto juga terjadi di tempat yang sama. Menurut Novanto, Andi kembali menawarkan kaos lagi tetapi ditolak oleh Novanto.
"Saudara ketua fraksi, bendum (bendahara umum) partai. Masih urusin kaos?" tanya jaksa KPK.
"Ya karena dalam segi pembayaran itu tentu harus kita melakukan mana yang paling termurah," ujar Novanto. (dhn/fdn)











































