"Anda menjadi anggota Dewan tahun? Komisi? Selain menjadi anggota Dewan, menjadi Ketua Fraksi Demokrat?" tanya hakim kepada Anas dalam sidang di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikor), Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Kamis (6/4/2017).
"Oktober 2009 sampai Juni 2010, (Komisi) X. Ya (jadi Ketua Fraksi Demokrat) karena diberi tugas oleh partai jadi ketua fraksi," jawab Anas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak ingat seluruhnya, tapi yang saya ingat Khatibul Umam, Nanang Samudra. Maaf, Yang Mulia, saya sudah beberapa tahun ini melupakan partai, jadi yang lainnya ikut lupa," jawab Anas.
Saat hakim bertanya tentang beberapa pertemuan terkait e-KTP pada tahun 2009, Anas mengaku saat itu perhatiannya lebih pada pemilu legislatif. "Akhir Mei (2009) itu kami concern penuh untuk pemilu legislatif, konsolidasi nasional. Jadi tidak mungkin mengurusi hal-hal di luar kepartaian," tegas Anas. (dhn/fdn)











































