Lembayung senja di PLBN Motaain (Danu Damarjati/detikcom) |
Saat ini PLBN sedang memasuki pembangunan tahap II, direncanakan rampung pada 2018. Bila sudah jadi, fasilitas ini diharapkan membuat Belu semakin cantik dan menarik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari arah Timor Leste, jembatan yang menjadi batas dua negara terlihat paling awal. Di bagian ujung, pagar jembatan dicat merah, kuning, dan hitam. Triwarna itu adalah corak khas bendera Republik Demokratik Timor Leste. Di ujung yang lebih dekat dengan PLBN, pagar jembatan dicat merah dan putih, dwiwarna bendera RI.
Sisi bagian dalam PLBN Motaain (Damarjati/detikcom) |
Melangkah ke dalam, ada pemandangan berbeda dengan yang beredar di foto-foto berita saat Jokowi meresmikan tempat ini. Bila pada foto akhir tahun lalu itu ada tulisan 'Motaain Indonesia' berwarna merah-putih, kini tulisan itu sudah tidak ada lagi. Yang ada hanya tanah terkeruk. Ternyata tulisan tegak itu dirobohkan dulu untuk mendukung pembangunan taman berair mancur.
Lokasi calon air mancur, sebelumnya ada tulisan 'Motaain Indonesia'. (Danu Damarjati/detikcom) |
Jalur pedestrian di PLBN Motaain (Danu Damarjati/detikcom) |
Di bagian depan gedung utama, truk-truk dengan aneka muatan berhenti sejenak. Mereka diperiksa oleh petugas Bea dan Cukai.
Calon bangunan car wash di PLBN Motaain. (Danu Damarjati/detikcom) |
"Itu akan menjadi tempat pencucian truk-truk dari Timor Leste dan hanya ada di kargo kedatangan," kata Koordinator PLBN Motaain, Jemi Boy Kotta.
Bila menengok ke sisi selatan, tampak rangka-rangka bangunan yang belum digenapi dengan atap. Luasnya hampir setara dengan lapangan sepakbola. Ternyata bangunan ini adalah calon pasar yang diharapkan bisa menarik masyarakat Timor Leste untuk ikut berbelanja nantinya.
Bangunan calon pasar di PLBN Motaain (Danu Damarjati/detikcom) |
Saat menyusuri kawasan seluas 8,03 hektare ini, endapan tanah ada di mana-mana. Ternyata ini adalah endapan dari banjir yang menerjang pada 26 Maret lalu.
Akibat banjir itu, tembok pembatas PLBN dengan sungai jebol. Komandan Pos PLBN Motaain Letnan Satu Inf Miftakhul Khoiron menjelaskan banjir telah menjebol tembok itu. Banjir terjadi setelah hujan deras, sungai penuh, serta sistem drainase kawasan sekitar yang mengarah ke PLBN.
Bagian pagar PLBN Motaain yang rusak akibat banjir. (Danu Damarjati/detikcom) |
"Sebagai garda depan dari republik ini, kami dipercantik. Kami sekarang ini gadis-gadis yang sudah dipoles dengan lipstik, makeup," kata Wakil Bupati Belu, JT Ose Luan, saat berbincang di kantornya, Rabu (29/3/2017).
Ikuti artikel-artikel Tapal Batas selengkapnya di tapalbatas.detik.com!
(dnu/fjp)












































Lembayung senja di PLBN Motaain (Danu Damarjati/detikcom)
Sisi bagian dalam PLBN Motaain (Damarjati/detikcom)
Lokasi calon air mancur, sebelumnya ada tulisan 'Motaain Indonesia'. (Danu Damarjati/detikcom)
Jalur pedestrian di PLBN Motaain (Danu Damarjati/detikcom)
Calon bangunan car wash di PLBN Motaain. (Danu Damarjati/detikcom)
Bangunan calon pasar di PLBN Motaain (Danu Damarjati/detikcom)
Bagian pagar PLBN Motaain yang rusak akibat banjir. (Danu Damarjati/detikcom)