Ahok Ingin Luncurkan Ambulans Khusus Warga Sakit Jantung

Pilgub DKI Putaran Kedua

Ahok Ingin Luncurkan Ambulans Khusus Warga Sakit Jantung

Bisma Alief Laksana - detikNews
Rabu, 05 Apr 2017 20:42 WIB
Ahok Ingin Luncurkan Ambulans Khusus Warga Sakit Jantung
Foto: Jabbar Ramdhani/detikdom
Jakarta - Cagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ingin pelayanan kesehatan yang lebih baik untuk warga Jakarta. Salah satu warga yang mendapat perhatian khusus dari Ahok adalah warga yang terkena serangan jantung.

Ahok ingin menyediakan ambulans yang memiliki peralatan layaknya ICU untuk warga yang terkena serangan jantung. Hal tersebut dilakukan Ahok mengingat macetnya Jakarta, sementara orang yang terkena serangan jantung harus cepat mendapat penanganan medis.

"Ada orang potensi serangan jantung, jadi kita punya pemetaan. Kan kalau jantung nggak boleh lebih dari 12 jam. Nah, Jakarta kan macet kita jadi tahu kira-kira wilayah mana, kalau sampai terlalu banyak dan jauh kita akan beli ambulans. Kita lagi pesan, kemarin lelang lama," ujar Ahok seusai blusukan di Gandaria Selatan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (5/4/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ambulansnya, begitu kamu masuk, sudah kayak ICU jantung, sudah komplet. Jadi, jangan sekadar nganterin doang, tapi pas dianterin sudah langsung penanganan. Ini sudah kerja sama dengan RS Harapan Kita yang jantung," tutur Ahok.

Ahok menambahkan, berdasarkan temuannya di beberapa wilayah yang dia datangi, ada RT/RW setempat yang tidak memiliki data warga yang sakit. Hal tersebut, kata Ahok, terjadi karena dasawisma yang tidak berjalan dengan baik. Padahal dasawisma sekarang sudah dibantu aplikasi online untuk melaporkan itu.

"Terus ada wilayah yang saya datang, sakit nggak ada data, berarti dasawisma belum jalan. Harusnya kan masuk dasawisma kan sudah sampai, sekarang pakai aplikasi online. Sekarang baru kita link-kan dengan puskesmas yang (program) ketuk pintu layani dengan hati. Nanti saya mau RT/RW juga punya data biar bisa revisi," ujar Ahok.

"Kalau pakai aplikasi jadi lebih mudah. Jadi langsung penanganan cepat," tuturnya. (bis/ams)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads