Afandi dan Jemaahnya Dikenal Tertutup di Lingkungannya

Afandi dan Jemaahnya Dikenal Tertutup di Lingkungannya

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Rabu, 05 Apr 2017 19:35 WIB
Afandi dan Jemaahnya Dikenal Tertutup di Lingkungannya
Rumah Afandi (Bil/detikcom)
Jakarta - Polresta Tangerang menangkap Afandi Sangadji Idris karena menipu jemaah pengajiannya dengan modus penggandaan uang. Pria 48 tahun itu diketahui menggelar pengajian di rumahnya, Perum Bukit Cikasungka Blok EF 10 Nomor 21 RT 006 RW 011, Desa Cikasungka, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang.

Warga sekitar menyebut tak ada yang aneh dalam pengajian yang diadakan. Hanya, Affandi dan jemaahnya cenderung tertutup dalam berkomunikasi.

"Orangnya tertutup, kalau keluar paling cuma sampai pintu depan, terus masuk lagi," kata tetangga Afandi yang enggan disebutkan namanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menyebut pengajian di rumah Afandi biasanya dimulai setelah magrib. Kendaraan jemaah yang datang bahkan memenuhi jalan di depan rumah Afandi.

"Pengajian mulai habis magrib sampai pukul 21.00 WIB. Jemaah yang datang biasanya suka nginap, tapi nggak bergaul juga, paling ditanya mau ke mana, ke warung, gitu aja," ujarnya.

"Warga sekitar sini nggak ada yang ikut. Kalau lagi pengajian, jalanan depan rumah penuh," tuturnya.

Warga lainnya, Haikal, menyebut pengajian biasanya diadakan di dalam rumah. Sebagian besar jemaah merupakan bapak-bapak.

"Setahu saya sih pengajiannya di dalam rumah. Kadang-kadang ada yang nginap. Jemaahnya kebanyakan bapak-bapak," kata Haikal.

Namun Haikal tak menyangka tetangganya itu adalah pelaku penipuan dengan modus penggandaan uang. Dia sebelumnya juga tak menaruh curiga pada aktivitas pengajian di rumah Afandi.

"Saya nggak tahu kalau ada penggandaan uang. Soalnya jarang ngobrol juga, paling cuma negur-negur aja," tuturnya. (rvk/nkn)


Berita Terkait