Melongok Rumah Afandi, Penipu Pengganda Uang dengan Karung Daun

Melongok Rumah Afandi, Penipu Pengganda Uang dengan Karung Daun

Bil Wahid, - detikNews
Rabu, 05 Apr 2017 17:49 WIB
Melongok Rumah Afandi, Penipu Pengganda Uang dengan Karung Daun
Foto: Bil Wahid/detikcom
Tangerang - Polresta Tangerang telah menangkap Afandi Sangadji Idris karena menipu jemaah pengajiannya menggunakan modus penggandaan uang dengan daun. Pria 48 tahun itu diketahui menggelar pengajian di rumahnya, Perum Bukit Cikasungka Blok EF 10 Nomor 21 RT 006/011, Desa Cikasungka, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang.

Berdasarkan pantauan detikcom pada Rabu (5/4/2017) sekitar pukul 16.20 WIB, rumah Afandi masih dipasangi garis polisi. Terdapat dua unit rumah dengan warna berbeda yang diberi pembatas. Posisi kedua rumah itu bersebelahan.

Melongok Rumah Afandi, Penipu Pengganda Uang dengan Karung DaunFoto: Bil Wahid/detikcom
Rumah pertama terlihat berwarna kuning terang. Di bagian depan terdapat pagar tembok dengan 7 tiang bertinggi sekitar 1 meter.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di rumah itu terdapat dua pintu masuk. Pintu pertama didominasi kaca. Letaknya berada di sebelah kanan. Pintu masuk kedua merupakan pintu kayu yang bercat putih. Letaknya berada agak menjorok ke dalam.

Melongok Rumah Afandi, Penipu Pengganda Uang dengan Karung DaunFoto: Bil Wahid/detikcom
Sejumlah tanaman hias terlihat di teras rumah tersebut. Sebuah pengumuman juga ditempel di dinding depan rumah. Pengumuman itu menyebut rumah ditutup sementara.

Tepat berada di sebelah kiri rumah bercat kuning, terlihat rumah bercat hijau dengan satu pintu dan tiga jendela depan. Ukuran rumah ini lebih kecil dibanding rumah satunya.

Sejumlah tanaman hias juga terlihat di depan halaman rumah. Di depan pintu tampak sebuah bangku panjang yang terbuat dari bambu.

Melongok Rumah Afandi, Penipu Pengganda Uang dengan Karung DaunFoto: Bil Wahid/detikcom
Afandi diketahui menggelar pengajian di rumah itu sejak 2015 silam. Jumlah jemaahnya kini mencapai 130 orang.

Kepada jemaah, Afandi memberikan daun yang dikemas dalam karung, amplop, dan kardus. Dia menjanjikan daun itu akan berubah menjadi uang ketika dibuka. (fjp/fjp)


Berita Terkait