"Masih perlu waktu untuk mencari keterangan sebab atau penyebab yang bersangkutan bunuh diri," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (5/4/2017).
Menurut Rikwanto, saat ini Kapolda Sulawesi Tengah Brigjen Rudy Sufahriadi bersama jajarannya masih melakukan penyelidikan atas tewasnya Diaz.
"Kapolda Sulteng itu masih mendalami juga penyebabnya," imbuhnya.
Diaz tertembak dengan pistol Glock 19 miliknya. Di Korps Brimob Mabes Polri, ia bertugas sebagai Komandan Peleton I, Kompi II, Batalion B, Resimen Dua.
Jenazah Diaz dikebumikan di Bandung, Jawa Barat, Selasa (4/4). Prosesi pemakaman dilakukan dengan upacara secara militer yang dipimpin langsung Komandan Pasukan Pelopor (Danpas Pelopor) Korps Brimob Polri Brigjen Abdul Rakhman Baso. Pasukan Brimob berpakaian dinas hitam topi biru dongker berbaris rapi di sekitar makam Diaz. (brt/nkn)











































