Jalan nasional menuju kawasan wisata Anyer tersebut sebelumnya sempat lumpuh total akibat terendam banjir. Kemacetan mencapai 10 kilometer.
Pantauan detikcom, Rabu (5/4/2017) sekitar pukul 15.00 WIB, berbagai jenis kendaraan tampak berjalan normal tanpa hambatan. Truk-truk besar milik industri di kawasan itu kini sudah dapat beraktifitas seperti biasa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banjir di Cilegon surut. Foto: Muhammad Iqbal-detikcom |
Sebelumnya, Salah satu sopir truk trailer, Fikri (25) mengatakan dirinya terjebak macet sejak pukul 02.00 dini hari tadi. Ia menyatakan ketinggian air pada pukul 5 dini hari sempat merendam setinggi ban mobilnya.
"Dari pukul 02.00 WIB, Pak. Nginep di sini, tadi subuh air udah nyampe ban mobil, kira-kira 1 meter lah," katanya.
Warga Mulai Bersihkan Rumah
Warga Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon yang terdampak bajir mulai bersihkan rumah. Beberapa perabotan rumah yang terendam mulai dikeringkan dengan cara dijemur.
Seperti di wilayah Kebanjir, Kelurahan Kubangsari, Kecamatan Ciwandan, terlihat beberapa isi rumah seperti kasur, peralatan dapur, dan buku-buku sekolah basah lantaran terendam banjir.
"Iya, ini terendam semua, waktu banjir datang nggak sempat diselamatkan, airnya datang cepat sekali," kata Sukini, salah seorang warga yang rumahnya terendam banjir saat ditemui di lokasi.
Warga mulai membersihkan rumah. Foto: Muhammad Iqbal-detikcom |
Sukini mengungkapkan, isi rumahnya seperti beras untuk dan makanan siap saji terendam banjir. Ia mengaku tak sempat menyelamatkan barang-barangnya karena saat air mulai memasuki rumahnya aliran listrik kemudian padam.
"Pukul 01.30 WIB itu air mulai masuk, nggak lama listrik mati, jadi nggak bisa selamatin barang-barang," kata dia.
Foto: Muhammad Iqbal-detikcom |
Sisa-sisa lumpur yang berada di lantai rumah warga dibersihkan dengan cara dikeruk menggunakan cangkul dan serokan. Dengan alat seadanya, mereka berusaha menguras air dari dalam rumah mereka. (idh/ams)












































Banjir di Cilegon surut. Foto: Muhammad Iqbal-detikcom
Warga mulai membersihkan rumah. Foto: Muhammad Iqbal-detikcom
Foto: Muhammad Iqbal-detikcom