DetikNews
Rabu 05 April 2017, 13:44 WIB

Mendikbud: Sekolah Harus Punya Ciri Khas dan Keunggulan

Ibnu Hariyanto - detikNews
Mendikbud: Sekolah Harus Punya Ciri Khas dan Keunggulan Foto: Ibnu Hariyanto/detikcom
Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendy menghadiri pemasangan tiang pancang pertama pembangunan salah satu sekolah swasta di Jakarta Timur, Global Sevilla Pulo Mas (GSPM). Muhajir berpesan, setiap sekolah harus punya keunggulan masing-masing.

Menteri Muhadjir tiba di Global Sevilla Jl Pulo Mas Jaya, Kayu Putih, Jaktim, Rabu (5/4/2017) sekitar pukul 10.20 WIB. Dia datang didampingi oleh Wali Kota Jakarta Timur Bambang Musyawardana.

"Mudah-mudahan dengan pembangunan gedung baru nanti sekolah bisa menambah siswanya dan memperlengkap fasilitas-fasilitas yang diperlukan sehingga menjadi sekolah yang diinginkan," kata Muhadjir dalam sambutannya.

Dia menyampaikan saat ini keberadaan sekolah-sekolah swasta sudah sangat diperhitungkan, sehingga sekolah swasta bisa menjadi rujukan sekolah-sekolah lain.

"Saya kira sekarang banyak sekolah swasta yang dengan karakternya, dengan ciri khas, yang bisa menjadi rujukan dari sekolah-sekolah lain," tuturnya.

Selain itu, mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang ini mengatakan semua pihak yang ada di sekolah harus diperkuat eksistensinya, mulai kepala sekolah hingga murid-muridnya. Menurutnya, ke depan semua sekolah, baik yang negeri maupun swasta, harus punya ciri khas dan keunggulan masing-masing.

"Masing-masing sekolah itu nanti punya nilai jual, misalnya unggul di bidang hafal Al-Quran untuk sekolah agama Islam, kemudian ada yang unggul di bidang olahraga, unggul di bidang kewirausahaannya," ucapnya.

Mendikbud: Sekolah Harus Punya Ciri Khas dan KeunggulanFoto: Ibnu Hariyanto/detikcom
Sementara itu, Direktur Sekolah Global Sevilla, Robertus Budi Setiono, mengatakan rencana gedung baru tersebut terdiri atas 4 lantai. Selain untuk ruang kelas SMA dan SMP, gedung baru itu akan digunakan untuk pusat studi kebinekaan dan pendidikan karakter.

"Gedung ini juga akan digunakan sebagai sarana pusat studi kebinekaan, pendidikan karakter, dan pusat praktik mindfulness. Praktik mindfulness adalah metode pengajaran yang membawa anak-anak kepada kekinian atau eling dan waspada. Sehingga menciptakan anak-anak yang mampu berkonsentrasi serta belajar mengendalikan diri, mengelola tekanan-tekanan dan mengembangkan rasa welas asih," tambah Robertinus.
(ibh/idh)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed