"Kalau kemarin waktu rapat dengan tim pasangan calon mereka mengusulkan minta ditambah pendukungnya dari dua pasangan calon ini. Jadi kami malah mengakomodasi permintaan itu," kata komisioner KPU DKI Dahliah Umar, Rabu (5/4/2017).
Dahliah menyebut pertemuan KPU DKI dengan dua timses itu digelar pada Senin (3/4) malam. Usulan agar kuota penonton ditambah tengah dipertimbangkan dengan tambahan 20 kursi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sandiaga ingin jumlah penonton dikurangi agar debat berjalan lebih tertib dan produktif. Menurutnya, pembatasan jumlah penonton dalam debat dapat membuat penonton di rumah memahami debat dengan lebih baik.
"Sangat-sangat tidak produktif kebanyakan penonton di dalam. Saya mengalami sendiri, di mana pendukung paslon itu panas, sampai harus ada Polwan yang membarikade. Saya kan di dalam, lihat sendiri. Tunjuk-tunjukkan. Juga setiap Mas Anies omong, ada penunjuk waktu di belakang itu ditutupin sama pendukung paslon," kata Sandiaga di kawasan Melawai, Jakarta Selatan, Selasa (4/4).
"Banyak intimidasi (di panggung), saya mengalami tiga kali. Jadi saya bilang, yuk lebih beradab. Di budaya kita kan ada tabayun, ada mengungkapkan pendapat, budaya yang sangat bersahabat, rileks. Makanya saya salut banget kalau KPUD membatasi jumlah pendukung supaya yang menikmati (debat) itu bukan pendukung di situ, tapi pemirsa yang di rumah. Karena yang di situ sangat destruktif menurut saya," katanya. (nth/dhn)











































