"Perlu kami sampaikan bahwa klien kami tidak pernah ada maksud untuk melarikan diri. Kepergian klien kami ke Amerika Serikat adalah untuk menghadiri turnamen golf internasional demi mengharumkan nama baik bangsa," ujar Bontor L Tobing, selaku kuasa hukum Andreas, Selasa (4/4/2017).
Bontor menjelaskan Andreas adalah pengurus Persatuan Golf Indonesia. Dia ditunjuk oleh organisasinya untuk menghadiri event yang diselenggarakan di Georgia, AS. Event tersebut berlangsung pada 6-9 April dan dia baru akan kembali ke Indonesia pada 13 April mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun panggilan kepolisian terhadap Andreas selaku terlapor dilayangkan penyidik pada Jumat, 31 Maret lalu. Sedangkan Andreas berangkat ke Amerika sejak Senin, 3 April lalu.
"Jadi bukan mau kabur, tetapi karena ada keperluan tersebut, sehingga tidak bisa datang memenuhi panggilan penyidik," tuturnya.
Ia menambahkan tim kuasa hukum Andreas juga telah meminta penjadwalan ulang terkait dengan panggilan terhadap kliennya itu. Bontor menegaskan kliennya akan mematuhi hukum yang berlaku.
"Klien kami sebagai warga negara yang baik dan taat hukum akan memenuhi panggilan tersebut. Kami sudah meminta penyidik untuk menjadwal ulang pemeriksaan klien kami pada tanggal 17 April mendatang. Saya pastikan bahwa klien kami akan datang," katanya.
Ia mengungkapkan pihaknya telah melampirkan bukti booking tiket pesawat kepada penyidik atas ketidakhadiran kliennya tersebut.
Sebelumnya diberitakan, Andreas tidak memenuhi panggilan penyidik terkait dengan laporan kasus dugaan penipuan dan penggelapan aset tanah di Curug, Tangerang, senilai Rp 8 miliar. Selain Andreas, cawagub DKI Sandiaga Salahuddin Uno menjadi terlapor dalam laporan yang diajukan oleh Djoni Hidajat pada 8 Maret lalu itu. (mei/dhn)











































