Djarot: Masalah Jakarta Bukan Kemiskinannya tapi Kesenjangan Tinggi

Djarot: Masalah Jakarta Bukan Kemiskinannya tapi Kesenjangan Tinggi

Ibnu Hariyanto - detikNews
Selasa, 04 Apr 2017 19:37 WIB
Djarot: Masalah Jakarta Bukan Kemiskinannya tapi Kesenjangan Tinggi
Foto: Ibnu Hariyanto/detikcom
Jakarta - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menyebut angka kemiskinan di Jakarta sebesar 3,5 persen dan paling rendah se-Indonesia. Namun, menurut Djarot, kesenjangan sosial di Jakarta masih tergolong tinggi.

"Jakarta sekarang bukan masalah kemiskinannya, tapi kesenjangannya yang tinggi," ujar Djarot di Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, Selasa (4/4/2017).

Djarot menyebut kesenjangan tersebut disebabkan orang paling kaya dan orang miskin banyak di Jakarta. Selain itu, biaya hidup yang mahal menjadi salah satu faktor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di Jakarta ini orang yang super kaya ada di sini. Yang miskin juga banyak di sini. Ditambah lagi biaya hidup juga tinggi," tuturnya.

Karena itu, Djarot menjelaskan pemberian subsidi kepada warga kurang mampu tersebut sangatlah penting. Djarot menilai, dengan pemberian subsidi langsung, seperti transportasi, sembako, pendidikan, dan kesehatan, hal itu bisa mempersempit jarak kesenjangan ekonomi.

"Cara mempersempit kesenjangan salah satunya dengan subsidi kepada yang kurang mampu sambil memberdayakan mereka supaya mandiri, kasih lapangan kerja, dan memberikan modal usaha," ucap Djarot.

"Kesenjangan yang bisa kita turunkan ini akan meningkatkan, menumbuhkan pertumbuhan ekonomi. Kita akan turunkan paling nggak jadi 0,38 sekarang rasio masih di 0,41," tutur cawagub nomor urut 2 itu. (ibh/nkn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads