"Kalau begitu, saya merasa terhormat. Untuk bisa membantu menjembatani supaya islah. Supaya menjadi satu," ujar Djarot di RW 09, Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, Selasa (4/4/2017).
Dia pun berkali-kali mengucapkan terima kasih kepada Romi telah memintanya berpartisipasi. Djarot juga merasa senang karena kini PPP Djan Faridz dan PPP Romi sudah mendukung pasangan Pilgub DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui, saat ini PPP masih mengalami dualisme kepengurusan, yaitu kepengurusan Djan Faridz dan Romi. Keduanya pun mengklaim sebagai kepengurusan yang sah. Romi memegang SK dari Kemenkumham, sedangkan Djan berpegangan pada putusan Mahkamah Agung.
Sebelumnya Djarot, yang juga Ketua DPP PDIP, berharap kubu Romi dan Djan melakukan islah setelah keduanya memiliki sikap yang sama. Namun semua bergantung pada kedua belah pihak.
"Itu tergantung pada kedua belah pihak. Tapi kita berharap, apabila bisa bersatu, akan lebih baik lagi," kata Djarot seusai acara HUT ke-17 Banteng Muda Indonesia di Jalan Cianjur, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (30/3) lalu.
Sementara itu, Romi pun mengucapkan terima kasih atas harapan yang dilontarkan Djarot. Islah, ujar Romi, bukan hanya menjadi harapan Djarot, tapi juga seluruh kader PPP. Karena itu, Romi berharap Djarot bisa ikut ambil bagian dalam usaha islah PPP.
"Terima kasih atas harapannya, karena itu harapan seluruh kader PPP," ujar Romi saat dihubungi, Senin (3/4) malam.
"Saya berharap Pak Djarot dapat berpartisipasi mewujudkan hal tersebut (islah)," tuturnya. (ibh/imk)











































