Dari Merak hingga 'Brexit', Ini Lokasi yang Diawasi Saat Mudik

Dari Merak hingga 'Brexit', Ini Lokasi yang Diawasi Saat Mudik

Faiq Hidayat - detikNews
Selasa, 04 Apr 2017 16:29 WIB
Dari Merak hingga Brexit, Ini Lokasi yang Diawasi Saat Mudik
Foto: Grandyos Zafna/detikcom
Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan pelayanan mudik pada Idul Fitri 1438 H/2017 harus optimal. Untuk mengantisipasi peningkatan jumlah pemudik, ada 6 titik yang harus diawasi saat mudik Lebaran.

"Diharapkan tidak ada hal-hal yang tidak baik. Beberapa titik daerah yang harus diawasi ada 6 titik. Pertama, Bandara Soetta; kedua, Pelabuhan Merak; ketiga, Stasiun Senen; keempat, Tol 'Brexit'; kelima, laut Batam; dan keenam, laut Balikpapan," kata Budi di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (4/4/2017).

Jika Jalan Tol Brexit macet, Budi meminta pemudik memilih jalur selatan dari Bandung atau jalur utara dari Cikampek-Cirebon. Menurutnya, Jalan Tol Brexit bukan jalur prioritas bagi pemudik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada jalan tol jalan utara dan selatan, jadi Brexit bukan segalanya. Dengan campaign demikian, maka jumlahnya juga akan terurai. Kedua, membatasi yang masuk dan keluar, misalnya Brexit kalau sudah melampaui 2 kilometer tutup di gerbang sebelumnya," ujar Budi.

Pemudik yang menggunakan sepeda motor menjadi perhatian pemerintah. Sebab, 80 persen kecelakaan lalu lintas saat mudik dialami pengguna kendaraan roda dua.

Karena itu, pemerintah akan menyediakan kapal, kereta api, truk, dan bus untuk pengendara sepeda motor. Hal itu dinilai bisa mencegah kecelakaan pemudik saat Lebaran.

"Secara khusus motor menjadi perhatian, 80 persen jumlah kecelakaan, 800 orang pakai motor. Maka kami memberikan cara yang akan lebih baik akan kami naikkan, kereta api, kapal, truk, dan bus untuk dua tujuan, pertama, Tanjang; dan kedua, Semarang," ucap Budi. (idh/fdn)


Berita Terkait