"Bagaimana teman-teman mencermati fenomena deparpolisasi. Beberapa momen waduh ngeri juga memberikan jarak antara parpol, politisi dan penyelenggara pemilu. Bagaimana Anda melihat demokrasi, parpol, politisi, politik secara pribadi," ujar Anggota Komisi II DPR Arteria Dahlan, di Komplek Parlemen, Jl Jenderal Gatot Subroto Jakarta Pusat, Selasa (4/4/2017).
Salah satu calon anggota Bawaslu, Fritz Edward Siregar menyatakan tidak setuju dengan isu deparpolisiasi. Menurutnya parpol atau partai politik adalah roh dalam demokrasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anggota lainnya seperti Mohammad Nadjib juga tidsk setuju soal parpolisasi. Menurutnya, partai politik itu penting untuk mempertahankan eksistensi dalam demokrasi.
"Parpolisasi saya sepakat parpol niscaya dalam demokrasi. Parpol harus kuat dan profesional, eksistensi harus dipertahankan," ujarnya. (imk/imk)










































