"Yang jelas, almarhum selama bertugas justru dikenal sebagai orang yang dewasa, periang, banyak memberikan solusi sama teman," kata Kabid Humas Polda Sulteng AKBP Hari Suprapto saat dihubungi detikcom, Selasa (4/4/2017).
Hari mengatakan peristiwa ini tidak ada kaitannya dengan tugas korban dalam Operasi Tinombala di wilayah Poso. Sebab, peristiwa ini terjadi saat korban dan sekitar 600 personel dirotasi dan siap dilakukan upacara pelepasan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belum ada kesimpulan terkait penyebab kematian Ipda Zasmi. Polisi dari Tim Propam dan Provos masih menyelidiki untuk memastikan korban bunuh diri atau dibunuh.
"Itu masih dalam penelitian. Karena yang pertama langkah yang diambil oleh Propam dan Provos Brimob adalah melihat dan memeriksa rekaman HP almarhum. Semoga diketahui latar belakangnya," tuturnya. (idh/tor)











































