Seperti apakah sosok Ipda Zasmi Diaz? Kapolda Sulteng Brigjen Rudy Sufahriadi mengatakan Ipda Zasmi Diaz dikenal disiplin.
"Dalam melaksanakan tugas sehari-hari, Ipda Diaz sangat disiplin. Rekan-rekan dan pimpinannya sendiri mengatakan Diaz sangat disiplin," kata Rudy saat memberikan keterangan pers di Mapolda, Selasa (4/4/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Korps Brimob Mabes Polri dan Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Sulteng masih melakukan penyelidikan atas tewasnya perwira pertama Polri itu. Sekadar diketahui, kata Rudy, pada saat kejadian, Ipda Zasmi Diaz tengah berkumpul seusai operasi.
"Jadi kami melakukan penyelidikan atas kejadian dalam tertembaknya Ipda Diaz oleh senjatanya sendiri. Apakah ini karena kecelakaan penanganan senjata atau lainnya. Jenazahnya sudah diterbangkan ke Jawa Barat pagi tadi," tambah perwira utama di Polda Sulteng ini.
Diaz tertembak dengan pistol Glock 19 miliknya. Di Korps Brimob Mabes Polri, ia bertugas sebagai Komandan Peleton I, Kompi II, Batalion B, Resimen Dua. Saat ini, jenazah Ipda Zasmi Diaz telah diterbangkan untuk dimakamkan di kampung halamannya di Bandung, Jawa Barat. (try/try)










































