Sosok Ipda Zasmi Dias, Polisi yang Tewas dengan Luka Tembak di Kepala

Sosok Ipda Zasmi Dias, Polisi yang Tewas dengan Luka Tembak di Kepala

Jafar G Bua - detikNews
Selasa, 04 Apr 2017 12:34 WIB
Sosok Ipda Zasmi Dias, Polisi yang Tewas dengan Luka Tembak di Kepala
Kapolda Sulteng Brigjen Rudy Sufahriadi (idham/detikcom)
Palu - Ipda Zasmi Diaz, anggota Satgas Tinombala, tewas dengan luka tembak di kepala di kamar mandi musala Sekolah Polisi Negara (SPN) Labuan Panimba, Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng), Senin (3/4) kemarin. Polisi masih menyelidiki apakah kejadian itu bunuh diri atau kecelakaan penggunaan senjata.

Seperti apakah sosok Ipda Zasmi Diaz? Kapolda Sulteng Brigjen Rudy Sufahriadi mengatakan Ipda Zasmi Diaz dikenal disiplin.

"Dalam melaksanakan tugas sehari-hari, Ipda Diaz sangat disiplin. Rekan-rekan dan pimpinannya sendiri mengatakan Diaz sangat disiplin," kata Rudy saat memberikan keterangan pers di Mapolda, Selasa (4/4/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Rudy, Ipda Zasmi bertugas selama 6 bulan di Poso, Sulawesi Tengah, dalam operasi memburu sisa-sisa kelompok Mujahiddin Indonesia Timur. Ia berada dalam Satuan Tugas Operasi Tinombala di wilayah Poso Pesisir Utara.

Korps Brimob Mabes Polri dan Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Sulteng masih melakukan penyelidikan atas tewasnya perwira pertama Polri itu. Sekadar diketahui, kata Rudy, pada saat kejadian, Ipda Zasmi Diaz tengah berkumpul seusai operasi.

"Jadi kami melakukan penyelidikan atas kejadian dalam tertembaknya Ipda Diaz oleh senjatanya sendiri. Apakah ini karena kecelakaan penanganan senjata atau lainnya. Jenazahnya sudah diterbangkan ke Jawa Barat pagi tadi," tambah perwira utama di Polda Sulteng ini.

Diaz tertembak dengan pistol Glock 19 miliknya. Di Korps Brimob Mabes Polri, ia bertugas sebagai Komandan Peleton I, Kompi II, Batalion B, Resimen Dua. Saat ini, jenazah Ipda Zasmi Diaz telah diterbangkan untuk dimakamkan di kampung halamannya di Bandung, Jawa Barat. (try/try)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini