Korlantas Prediksi Titik Macet Mudik Tahun Ini di Exit Pemalang

Korlantas Prediksi Titik Macet Mudik Tahun Ini di Exit Pemalang

Ray Jordan - detikNews
Senin, 03 Apr 2017 19:39 WIB
Korlantas Prediksi Titik Macet Mudik Tahun Ini di Exit Pemalang
Ilustrasi macet mudik di Brexit (Foto: detikcom)
Jakarta - Kepala Korlantas Polri Brigjen Royke Lumowa mengatakan, ada perubahan penanganan lalu lintas arus mudik tahun ini. Perubahan terjadi karena jalan tol di pulau Jawa kini lebih panjang sampai Pemalang.

Royke mengatakan, dengan bertambahnya panjang jalan tol di Jawa, maka diharapkan kepadatan kendaraan saat mudik bisa lebih cair.

"Yang jelas panjang tol bertambah. Dulu kan cuma sampai Brebes. Jadi makin cair seharusnya. Yang tadinya hanya sampai Brebes Exit, selesai, akhirnya bottle neck. Nah ini sudah panjang sampai ke Pemalang untuk tol secara penuh," kata Royke saat ditemui usai rapat bersama Presiden Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (3/4/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, lanjut Royke, secara 'separuh', maka akses tol bisa ke Ngalian, Semarang.

"Tol secara separuh, sampai ke Ngalian Semarang. Tapi khusus untuk kendaraan pribadi ya," katanya.

Royke menambahkan, dengan bertambah kapasitas jalan tol ini, maka manajemen pengaturan lalu lintas untuk mudik tahun ini aman berubah dari tahun sebelumnya. Dia pun berharap, arus mudik tahun ini akan lebih lancar.

"Harusnya (lancar-red). Karena kapasitasnya bertambah. Tinggal bagaimana manajemennya, pengaturannya. Buka tutupnya di mana, kapan dialirkan ke mana harus tetap. Makanya perencanaannya harus lebih awal," katanya.

"Kalau kami sudah melakukan survei sejak Januari. Sudah tiga kali. Rapat koordinasi sudah tiga kali juga. Nih minggu depan kami mau ke Cilegon, Merak," tambahnya.

Lalu, bagaimana dengan pengaturan di pintu keluar tol Brebes Exit alias Brexit? Mengingat kemacetan arus mudik tahun 2016 di lokasi tersebut parah.

"Akan kami atur, seharusnya tidak demikian. Karena kan kapasitas jalannya bertambah. Tinggal bagaimana kita ngaturnya, nanti mungkin di Dawuan ya. Kapan boleh masuk Pantura, kapan kami alihkan ke Cipularang," katanya.

Royke pun mengimbau kepada pemudik untuk mengikuti pengarahan dari petugas di lapangan. Meskipun nanti akan banyak pemudik yang mencari jalur alternatif.

"Makanya dari sekarang ini kita sosialisasikan. Pengalaman tahun lalu memang, jangan mencari jalan yang baru atau mencari jalan sendiri. Tapi ikuti jalan-jalan yang sudah diatur oleh pemerintah, oleh kita. Pasti kita atur yang terbaik. Tidak mungkin kita menjerumuskan," jelasnya.

"Ikuti arahan petugas saja, dialihkan ke mana, ke mana. Dari awal pasti sudah kasih ancar-ancar. Sebaiknya lewat mana. Pantura atau Pantai Selatan," tambahnya.

Royke juga menambahkan, Presiden Jokowi memberikan perhatian terhadap penanganan arus mudik. Presiden juga mengingatkan agar pelaksana pengawalan arus mudik harus selalu membuat perencanaan awal.

"Tadi beliau banyak mendengar masukan dari para peserta rapat. Yang jelas beliau mengingatkan, harus dari awal melakukan perencanaan. Jangan dadakan. Itu saja pesannya," katanya. (rjo/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads