"Ada 523 pesawat yang akan melayani masyarakat mudik dengan 35 bandara yang disiapkan. 7 Bandara merupakan international airport," jelas Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Agus Santoso di Kemenhub, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (3/4/2017).
Dia menambahkan, ada 14 maskapai yang akan berkontribusi dalam angkutan mudik Lebaran 2017 ini. Pada minggu kedua bulan April semuanya akan menyiapkan rancangan teknik.
"Ada 14 airline yang akan berkontribusi. Semuanya minggu kedua bulan ini, akan menyiapkan rantek (rancangam teknik). Akan disiapkan regulasi-regulasi yang dibutuhkan," imbuh Agus.
Agus memaparkan, operasional mudik Lebaran 2017 akan diterapkan selama 26 hari. Konsentrasi mudik Lebaran untuk moda transportasi udara, diperkirakan sekitar tanggal 22 Juni hingga 2 Juli 2017.
Agus menjelaskan akan ada tambahan penerbangan pada masa mudik Lebaran. Menurutnya tahun ini akan ada lonjakan pemudik sehingga akan diusahakan agar semua penumpang tertampung.
"Dari sekian banyak airline yang melayani, nanti akan ada extra flight. Tahun ini ada kemajuan, nanti akan ada prediksi kelebihan penumpang berapa, jadi nanti akan kita usahakan para penumpang bisa tertampung ke kampung masing-masing," tutupnya. (nwk/nwk)











































