"Kami memerintahkan DKUPPU untuk melakukan investigasi terkait dengan kejadian fuel spillage dan hasilnya akan disampaikan kepada PT Lion Air sebagai bahan untuk perbaikan di internal Lion Air," ujar Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Agus Santoso.
"Jika ada indikasi adanya ketidakpatuhan terhadap SOP yang dilakukan oleh personel yang bertugas, maka akan diberikan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku dan personel yang bersangkutan diwajibkan untuk melakukan training ulang agar tidak melakukan kesalahan serupa di kemudian hari," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau pada Lion Air saja, kami akan investigasi khusus. Kalau memang pada semua jenis (pesawat) itu, kami akan membuat advice circular. Tujuannya agar bisa mengantisipasi kepada pesawat-pesawat lain yang jenisnya sama," tutur Agus.
Di tempat yang sama, Managing Director Lion Air Daniel Putut Kuncoro Adi mengatakan insiden avtur bocor ini terjadi pada pesawat jenis Boeing 737.
"Jadi ada sensor overfill (kepenuhan) di dalam pesawat yang harusnya mendeteksi jika penuh. Namun, pada saat itu, sensor tersebut sedang mengalami gangguan," ujar Daniel.
Pihak Lion Air berjanji akan membuat Immediately Committee Action Plan (ICAP), yang fokus pada beberapa kasus, seperti overfill tersebut. Hal ini sudah diinstruksikan kepada engineer perusahaan untuk menginvestigasi dan memeriksa semua pesawat.
Insiden avtur bocor ini diketahui saat komisioner Ombudsman RI Alvin Lie me-retweet cuitan salah satu penumpang Lion Air mengenai insiden itu melalui akunnya, @Muhsin_Budiono, pada Jumat (31/3) lalu. Akun itu mencuitkan, meski avtur bocor, penumpang masih dimasukkan ke pesawat dan mempertanyakan keselamatan Lion Air.
Mhn perhatian @djpu151 @kemenhub151
β Alvin Lie ββ½ (@alvinlie21) April 1, 2017
JT108 di Juanda @sub_ap1
cc: @BudiKaryaS https://t.co/r2xaURNfmE
Penjelasan Lion Air, avtur itu keluar saat pesawat sedang mengisi bahan bakar, di mana saat itu sudah ada 50 persen penumpang yang sudah masuk ke pesawat. Untuk keselamatan penumpang, maka pilot in charge (PIC) menghentikan proses boarding dan mempersilakan penumpang kembali ke boarding gate.
@alvinlie21 @Muhsin_Budiono @djpu151 berikut penjelasan Lion Air Group mengenai kejadian di pswt JT 178. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya. pic.twitter.com/rrzY1SC1yZ
β Lion Air Group (@lionairgroup) April 2, 2017
Setelah dilakukan pembersihan dengan penyemprotan lewat water services dan perbaikan oleh engineer in charge, proses refuelling atau pengisian bahan bakar dilanjutkan kembali dan proses boarding kembali normal. (nwk/try)











































