Calon anggota KPU yang juga petahana Ferry Kurnia Rizkiyansyah mengaku telah mempersiapkan diri mengikuti fit and proper test di Komisi II DPR.
"Terkait fit and proper test, kita persiapkan aktivitas segala hal yang terkait. Saya nggak tahu mekanismenya. Yang pasti saya akan sampaikan apa adanya, apa yang kita ketahui dan pahami," kata Ferry di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (3/4/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya pikir sama saja. Sekarang prosesnya baru tahu di panel. Mekanisme seluruhnya ya diserahkan ke Komisi II," jawab Ferry.
Hal senada disampaikan Arief Budiman. Arief menyebut uji kepatutan dan kelayakan hari ini sama dengan rangkaian tes sebelumnya.
"Ini kan sama seperti rangkaian tes-tes sebelumnya. Kita hadir tepat waktu, pahami persoalannya, kita berikan solusinya," katanya.
Arief mengaku siap menjawab seluruh pertanyaan yang akan diajukan oleh anggota Komisi II DPR. Terutama pertanyaan terkait pemilu dan independensi KPU.
"Nantilah, kalau sudah kelar fit and proper test, baru kita dialog," ujar Arief singkat.
Uji kepatutan dan kelayakan anggota KPU hari ini akan diikuti 14 calon dan dibagi dalam tiga gelombang. Dari 14 calon komisioner, 5 di antaranya adalah petahana anggota KPU. Mereka adalah Arief Budiman, Ferry Kurnia R, Ida Budhiati, Hasyim Asyari, dan Sigit Pamungkas. Kelimanya akan dibagi dalam tiga gelombang.
Ketua Komisi II DPR Zainudin Amali mengaku tidak ada yang diistimewakan meski mereka adalah calon petahana.
"Saya memperlakukan yang lolos ini sama, 14 nama ini. Tidak ada perbedaan. Kalau 5 sudah tahu dan kenal, tapi diperlakukan seperti apa, sama saja. Nggak ada perlakuan khusus," terang politikus Golkar itu. (ams/imk)










































