Rekonstruksi pertama digelar di Artos Mall, Kota Magelang. Rekonstruksi di mal dilakukan untuk mengetahui secara detail pembelian pisau oleh pelaku, atau untuk kasus ini disebut anak tersangka, AMR (16).
Rekonstruksi berjalan singkat, lebih-kurang 45 menit. Rekonstruksi tertutup dilakukan tim Reskrim Polda Jateng, Polres Magelang, tim identifikasi, dan Kejari Magelang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Bagus Kurniawan/detikcom |
Setelah melakukan rekonstruksi, para petugas langsung bergerak menuju tempat rekonstruksi kedua di SMA Taruna Nusantara.
"Di sini (mal, red) sudah selesai, pindah ke SMA Taruna Nusantara," kata Kasubag Humas Polres Magelang AKP Santoso.
Dia tidak bisa memerinci kronologi rekonstruksi di dalam pusat perbelanjaan yang dilakukan anak tersangka.
Rekonstruksi di tempat ini untuk mencocokkan kembali saat anak tersangka membeli pisau dan membayar di kasir.
"Saya tidak bisa masuk ke dalam, jadi kurang tahu apa saja yang dilakukan saat rekonstruksi," kata Santoso.
Setelah rekonstruksi di pusat perbelanjaan Artos Mall, lalu dilanjutkan dengan rekonstruksi kedua di dalam kompleks SMA Taruna Nusantara.
Seperti yang pertama, rekonstruksi kedua juga berjalan tertutup. Hanya petugas dari kepolisian, Kejaksaan Negeri Kabupaten Magelang, dan Dinas Sosial yang mendampingi pelaku. Awak media tidak boleh masuk, dan hanya menunggu di pintu gerbang.
Rekonstruksi di SMA Taruna Nusantara akan dilakukan di barak G-17, tempat korban Kresna ditemukan tewas.
Hingga saat ini belum diketahui berapa adegan rekonstruksi yang akan berlangsung di dalam kompleks Taruna Nusantara.
Rombongan tim dari kepolisian yang ikut masuk di antaranya Wadir Reskrim Polda Jateng AKBP Zain Dwi Nugroho, tim Kejari Magelang, dan lain-lain.
Saat berlangsung rekonstruksi, proses belajar-mengajar tetap berjalan seperti biasa. (bgk/tor)











































Foto: Bagus Kurniawan/detikcom