Lulung dan Atribut PPP Terlihat di Kampanye Anies di Klender

Lulung dan Atribut PPP Terlihat di Kampanye Anies di Klender

Arief Ikhsanudin - detikNews
Minggu, 02 Apr 2017 07:51 WIB
Lulung dan Atribut PPP Terlihat di Kampanye Anies di Klender
Foto: Arief Ikhsanudin/detikcom
Jakarta - Abraham Lunggana (Lulung) datang ke kampanye calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Klender, Jakarta Timur. Anies dijadwalkan mengunjungi Car Free Day di kawasan tersebut.

"Di sini kan banyak PPP," ujar Lulung kepada detikcom, di Klender, Jakarta Timur, Minggu (2/4/2017).

Pantauan detikcom sekitar pukul 07.16 WIB, masyarakat sudah tampak berkumpul di lokasi. Namun, Anies sendiri belum terlihat datang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lulung dan Atribut PPP Terlihat dalam Kampanye Anies di KlenderFoto: Arief Ikhsanudin/detikcom
Tak hanya Lulung, pengamanan acara dilakukan oleh Brigade Ka'bah, sayap organisasi Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Brigade Ka'bah menggunakan seragam loreng-loreng. Mereka menjaga di depan gang masuk dari Jalan Dermaga Raya.

"Saya ditugaskan dari DPC PPP Jakarta Timur," ujar salah satu petugas bernama Bachtiar, kepada detikcom.

Lulung dan Atribut PPP Terlihat dalam Kampanye Anies di KlenderFoto: Arief Ikhsanudin/detikcom
Tak hanya itu, terlihat pula masyarakat yang menggunakan kaos dukungan dari PPP kepada Anies. Kaos putih tersebut bergambar tokoh PPP Abraham Lunggana (Lulung), bertuliskan 'Kita Selamatkan PPP'.

Masyarakat sudah antusias menunggu Anies Baswedan. Beberapa orang sudah melakukan senam pagi. Ada pula yang berjualan di sepanjang jalan.

PPP kubu Romahurmuziy belum mendeklarasikan dukungannya dalam Pilgub DKI Jakarta putaran kedua. Ketua Umum DPP PPP Romahurmuziy (Romi) menyebut sebentar lagi DPW PPP DKI akan mendeklarasikan dukungannya pada putaran kedua sebelum hari pencoblosan.

"Secara yuridis formil (dukungan terhadap pasangan cagub-cawagub DKI Jakarta) memang sudah tidak diperlukan dan tidak diakui oleh KPU. Maka kami menyerahkan sepenuhnya ke DPW Partai Persatuan Pembangunan DKI Jakarta untuk mengambil secara politik, berdasarkan masukan-masukan dari struktur partai hingga di tingkat bawah," kata Romi kepada wartawan di Surabaya, Jumat (31/3). (aik/rna)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads