Rawan Konflik, 16 Mobil Jemaah HTI Dihentikan Polisi di Bojonegoro

Rawan Konflik, 16 Mobil Jemaah HTI Dihentikan Polisi di Bojonegoro

Ainur Rofiq - detikNews
Minggu, 02 Apr 2017 05:09 WIB
Rawan Konflik, 16 Mobil Jemaah HTI Dihentikan Polisi di Bojonegoro
Foto: Ainur Rofiq/detikcom
Bojonegoro - Jemaah Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang akan menuju Masjid Al Akbar Surabaya dihentikan polisi pada Sabtu (1/4) tengah malam. Mereka disebutkan akan melakukan salah tahajud dan pengajian bersama.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Minggu (2/4/2017), mereka dihentikan polisi saat melintas di Jalan Raya Bojonegoro-Babat, persisnya di depan Mapolsek Sumberrejo, pada Sabtu (1/4) sekitar pukul 23.30 WIB.

Rawan Konflik, 16 Mobil Jemaah HTI Dihentikan Polisi di SurabayaFoto: Ainur Rofiq/detikcom
Jemaah tersebut terdiri dari ibu-ibu dan kaum pria, serta ada juga yang membawa anak kecil. Mereka saat ini masih berkumpul dan beristirahat di sekitar kantor polisi sambil menunggu hasil pemeriksaan. Massa Banser Anshor dari Bojonegoro juga turut hadir di lokasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu panitia jemaah HTI, Syukur, menyayangkan sikap aparat yang membatalkan keberangkatan mereka.

"Kami akan melakukan salat tahajud dan pengajian di Masjid Al Akbar. Ini acara se-Jawa Timur. Tapi kami tadi dihentikan di Polsek," ujar Syukur, ditemui di Mapolsek Sumberrejo.

Rawan Konflik, 16 Mobil Jemaah HTI Dihentikan Polisi di SurabayaFoto: Ainur Rofiq/detikcom
Hingga saat ini sedikitnya dua kompi pasukan dari Polres Bojonegoro dari dikerahkan untuk pengamanan para jemaah di depan kantor Polsek Sumberejo.

"Kita berharap para jemaah untuk segera kembali ke rumah saja, karena rawan konflik. Apalagi saat ini ada juga elemen masyarakat lain yang juga sudah datang di Mapolsek untuk berharap mereka kembali pulang," kata Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro di Mapolsek Sumberejo, Sabtu (1/4) malam. (rna/rna)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads