KPU DKI: Masih Banyak Kampanye Hitam di Putaran Kedua Pilkada

KPU DKI: Masih Banyak Kampanye Hitam di Putaran Kedua Pilkada

Nur Indah Fatmawati - detikNews
Sabtu, 01 Apr 2017 09:48 WIB
KPU DKI: Masih Banyak Kampanye Hitam di Putaran Kedua Pilkada
Diskusi Polemik di Warung Daun (Nur Indah/detikcom)
Jakarta - KPU DKI Jakarta mengungkapkan masih banyaknya kampanye hitam dalam putaran kedua Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta. Komisioner KPU DKI Dahliah Umar menyebut seharusnya tiap pendukung pasangan calon lebih intens ke arah adu program dibandingkan kampanye hitam.

"Yang diharapkan di putaran kedua ini kampanye dilakukan untuk mengelaborasi lebih jauh konsep-konsep yang sebenarnya sudah diketahui publik. Misalnya ada hal-hal yang dituntut dijawab oleh masyarakat," kata Dahliah dalam diskusi Polemik Sindo Trijaya di Restoran Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (1/4/2017).

"Seluruh pendukung harusnya bersikap lebih santun. Namun faktanya ada kampanye hitam, namun sudah diatasi oleh Bawaslu," ujar Dahliah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Dahliah, kampanye yang baik adalah yang tidak mengaitkan isu SARA. Kampanye putaran kedua seharusnya lebih menerangkan langkah-langkah konkret yang akan diambil oleh tiap pasangan calon.

"Misalnya soal menata perumahan rakyat, pelayanan publik, pelayanan lansia, atau mempermudah perizinan. Jadi hal teknis yang mereka jelaskan kalau terpilih dan melakukan programnya," ujar Dahliah.

Dalam acara itu, juga hadir Emmy Hafild (anggota timses Ahok-Djarot) dan Hendri Satrio (founder KedaiKOPI). Sedangkan Mimah Susanti (Ketua Bawaslu DKI Jakarta), Mardani Ali Sera (anggota timses Anies-Sandi), dan Ahmad Doli Kurnia (tokoh muda Golkar) belum hadir. (dhn/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads