Rumah Rp 350 Juta, Sandiaga: Konsepnya Seperti di Singapura

Rumah Rp 350 Juta, Sandiaga: Konsepnya Seperti di Singapura

Aditya Fajar Indrawan - detikNews
Jumat, 31 Mar 2017 22:47 WIB
Rumah Rp 350 Juta, Sandiaga: Konsepnya Seperti di Singapura
Foto: Heldania Utri Lubis/detikcom
Jakarta -


Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno yakin bisa mewujudkan rumah seharga Rp 350 juta di Jakarta. Dia menyebut konsepnya akan seperti di Singapura.

"Rumah ada kok di Jakarta. Konsepnya titik berat hunian vertikal dan diadakan di lahan milik Pemprov yang fungsinya rendah. Untuk lengkapnya akan dibahas di focus group discussion yang terbuka, karena ini mendapat antusiasme masyarakat," ujar Sandiaga di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Jumat (31/3/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk bentuk bangunannya sendiri, Sandiaga akan merujuk konsep Singapore Housing Development Board. Nantinya konsep ini akan sangat terjangkau oleh masyarakat dengan penghasilan di bawah Rp 7 juta.

"Iya, bentuknya Singapore Housing Development Board. Unit-unitnya vertikal dan terjangkau oleh masyarakat. Serta pembiayaannya cukup ringan untuk masyarakat yang pendapatan di bawah 7 juta," ujarnya.

Sandiaga tidak menampik bila dikatakan bahwa konsepnya ini akan seperti rusunami (rumah susun sederhana milik). Meski demikian, konsepnya ini masih bisa disesuaikan.

"Rusunami bentuknya? Bukan rumah kayak di kampung-kampung?" tanya wartawan.

"Iya, itu juga bisa. Untuk kami, sementara yang di tanah pemprov bentuknya vertikal. Nanti akan kami undang dari Real Estate Indonesia, Kadin, perbankan, BI, dan semua pihak yang ingin mewujudkan itu," jelasnya.

Ditambahkan Sandiaga, usulan ini akan sangat konkret untuk mencoba mencari solusi biaya perumahan yang semakin hari semakin mahal. Ia juga menargetkan pembangunan 50 ribu unit dengan alokasi per tahunnya sebesar Rp 3 triliun.

"Targetnya 50 ribu unit untuk mengurangi backlock dari yang tadinya 300 ribu unit dengan harga terjangkau bagi warga Jakarta. Per tahun alokasi bisa Rp 3 triliun. Jadi bisa dalam 5 tahun mengurangi 83 persen dari pada backlock," tutup Sandiaga. (adf/ams)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads