Berdasarkan pengakuan pelaku kepada polisi, peristiwa terjadi saat pembagian nasi kepada massa pada Jumat (31/3/2017), sekitar pukul 17.30 WIB. Pada saat itu massa aksi mulai membubarkan diri.
"Kira-kira jam setengah 6 sore, massa belum bubar semua tapi sudah mulai mencair," ujar Perwira Pengendali Polsek Gambir, Jakarta Pusat, Iptu Pande Ketut Widiasta, saat dihubungi detikcom.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pengakuan dia itu, ada yang membagikan nasi, terus dompetnya jatuh, diambil sama dia, disimpan di dalam sepatunya," tutur Pande.
Saat sadar dompetnya jatuh, orang yang membagikan nasi itu memeriksa sepatu si pelaku. Akhirnya didapati dompet miliknya disembunyikan dalam sepatu.
"Begitu diperiksa, itu ada dompetnya. Akhirnya dia bilang, 'Itu dompet saya,'" kata Pande.
Mengetahui hal tersebut, massa yang berada di sekitar sempat emosional dan memukuli si pencopet. Namun akhirnya pria itu diamankan dan diserahkan kepada polisi.
"Jadi tadi sudah diamankan warga dulu, lalu diserahkan ke polisi," terang Pande.
Hingga saat ini, polisi masih mengamankan pelaku pencopetan tersebut. Penahanan nantinya tergantung ada-tidaknya laporan dari masyarakat mengenai peristiwa tersebut.
"Lagi diamanin. Kalau nanti pelapornya ke sini, ya ditahan karena ada barang bukti. Kalau tidak ada, ya 1Γ24 jam," tuturnya. (knv/fdn)











































