Perahu Katinting Tenggelam, 3 Orang Tewas Kelelahan di Sulsel
Rabu, 20 Apr 2005 20:57 WIB
Jakarta -
Nasib apes dialami sebuah perahu di Pantai Pancana, Takalar, Sulawesi Selatan. Perahu itu tenggelam karena kelebihan muatan. Setidaknya 3 penumpangnya tewas. Namun ketiga penumpang ini tewas bukan karena tenggelam tapi karena kelelahan setelah menyelamatkan penumpang.Peristiwa ini bermula ketika pada Rabu (20/4/2005) sebuah rombongan dari kampung Tamalate, Takalar Sulsel berwisata ke Pantai Pancana. Di pantai itu mereka, selain berwisata juga melakukan bakar ikan.Usai bakar ikan mereka pun berniat jalan-jalan di laut dengan menggunakan perahu katinting. Perahu itu yang seharusnya bermuatan 5 penumpang harus menampung 9 penumpang. Awalnya, tidak terjadi apa-apa. Namun ketika pemberangkaran kedua perahu itu, akhirnya tenggelam. Wajar saja, karena perahu itu penumpangnya bertambah menjadi 14 penumpang. Hal itu terjadi karena penumpang sebelumnya tidak mau turun. Dan lagi, sebagian penumpang berdiri di pinggir perahu hingga perahu itu oleng dan dihantam ombak. Akhirnya perahu itu tenggelam. Saat tenggelam sejumlah penumpang dewasa, langsung menyelamatkan anak kecil yang ikut perahu tersebut.Karena kelelahan 3 orang penumpang yang menyelamatkan para korban tewas. Mereka yang tewas antara lain Ridwan Daeng Tompo (32) Daeng Ngaleh (34) Daeng Te'ne (42). Mereka tewas bukan karena tenggelam karena dalamnya air laut di Pantai Pancana hanya sebatas leher saja.Menurut saksi mata, Daeng Intan (35), peristiwa itu tidak akan terjadi jika penumpang pada kloter pertama mau turun dari perahu. "Setelah pemberangkatan yang kedua perahu itu pun terbalik dan tenggelam. Padahal baru 100 meter meninggalkan pantai," katanya.Saat ini, kata Daeng, 3 orang korban lainnya masih dirawat di RS.
(mar/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































