Djarot pun mengutarakan arti PBNU yang dimaksudnya. Itu merupakan singkatan.
"Kami akan berjuang di jalan PBNU, hanya PBNU. P itu Pancasila, B itu Bhinneka Tunggal Ika, N nya (itu) NKRI, dan U (itu) UUD 1945, kami akan berjuan di dalamnya. Kita ini bersaudara sebangsa setanah air," kata Djarot saat blusukan ke Rumah Susun (Rusun) Bendungan Hilir II, Jakarta Pusat, Jumat (31/3/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami semua akan berjuang. Tidak boleh di dalam Pilkada jangan sekali-kali mencampuradukkan agama, bahaya itu," ujar Djarot.
"Saya minta betul di sini jangan sampai gara-gara Pilkada kita terpecah-belah, makanya saya selalu sampaikan sabar, tawakal, berdoa supaya Jakarta aman," tambahnya.
Kunci agar Jakarta tetap aman, lanjut Djarot, adalah dengan rasa saling menghargai satu sama lain termasuk tentang perbedaan pilihan dalam di Pilgub DKI.
"Makanya itu kita harus saling menghargai, kita bersaudara semuanya. Yang bisa menentukan kita berdoa, bersalah, surga dan neraka bukan manusia tapi Illahi Robbi (Allah). Makanya itu kita harus saling menghargai kita bersaudara semuanya," tutupnya. (nth/imk)











































