Masalah pemimpin yang adil menjadi salah satu pembahasan Anies saat bersilaturahmi dengan ulama dan tokoh masyarakat di Pondok Pesantren Attauhidiyah, Tegal, Jawa Tengah. Anies juga berjanji akan memimpin Jakarta dengan adil jika terpilih dalam Pilgub DKI.
"Saya rasa pesan (dari silaturahmi tersebut), kita harus bisa adil karena kita tau persis adil itulah yang menjadi sumber dari semua kebaikan yang ada di masyarakat. Karena itulah, ketika memimpin, bawa adil," ujar Anies di Pondok Pesantren Attauhidiyah Syaikh Armia bin KH Kurdi di Kelurahan Cikura, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Kamis (30/3/2017).
Dalam silaturahmi dengan ulama dan tokoh masyarakat tersebut, juga banyak dibicarakan keadilan di Indonesia. Jakarta sebagai ibu kota harus menjadi cermin keadilan.
"Indonesia itu bukan rumah bagi sebagian orang, ini rumah bagi semuanya. Dan keadilan itulah yang kita ingin kembalikan di Jakarta, sehingga insyaallah, dengan adanya keadilan, akan muncul kedamaian yang sebenarnya," jelas Anies.
Sementara itu, pengasuh Pondok Pesantren Attauhidiyah, KH Ahmad Saidi bin KH Said, berharap umat Islam di Indonesia, khususnya Jakarta, memiliki wawasan yang luas. Hal ini sesuai dengan tuntunan Nabi Muhammad SAW.
"Adanya kebuntuan-kebuntuan karena adanya kurang wawasan dan kurang ilmu. Karena itu, supaya mendatangi orang-orang yang ahli dari ulama, supaya tersalurkan oleh apa yang dimaksudkan oleh umat Islam, khususnya oleh masyarakat Jakarta. Dan semoga Indonesia menjadi contoh yang baik bagi negara-negara di sekitar kawasan Asia," kata Kiai Said.
Kiai Said juga merasa cocok dengan pasangan cagub-cawagub Anies-Sandi. Hal ini setelah dia melihat apa yang tampak dari sosok Anies-Sandi.
"Kami tidak tahu hatinya, tapi kami melihat dari zohir (yang tampak). Jadi zohir-nya sudah menunjukkan apa yang ada dalam hatinya, maka kami cocok," ungkap Kiai Said. (nvl/imk)











































