"Kalau dituding menyontek, saya nggak ada tanggapan, ya. Program ini kami dapat sejak kami di Hipmi dan Kadin. Kami belajar itu dari Jepang saat kami di Prefektur Oita. Di situ ada ada program One Village One Product," kata Sandiaga di kawasan Slipi, Jakarta Barat, Kamis (30/3/2017).
Sandiaga menjelaskan inspirasi program OK OCE datang sejak lima hingga sepuluh tahun lalu. Ia mengatakan program OK OCE dirancang saat kampanye sedang berjalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sandiaga sendiri selama ini gencar menawarkan OK OCE dalam setiap kegiatan kampanye. Dia juga mengisi pelatihan-pelatihan OK OCE selama masa kampanye.
Sudah banyak UMKM yang menjadi binaan OK OCE. Dia juga berniat melibatkan pengusaha mapan di OK OCE. (fdu/imk)











































