Cetak Sarjana Andal, President University Gandeng Kampus di Belanda

Cetak Sarjana Andal, President University Gandeng Kampus di Belanda

Niken Widya Yunita - detikNews
Kamis, 30 Mar 2017 14:13 WIB
Cetak Sarjana Andal, President University Gandeng Kampus di Belanda
Foto: Dok. President University
Cikarang - Banyak lulusan kuliah cerdas atau jago teori, namun minim praktik sehingga tidak mampu beradaptasi dengan budaya kerja. Problem tersebut telah dijawab oleh President University, yang siap mencetak lulusan andal.

Salah satu upaya melahirkan sarjana yang cerdas dan berpengalaman adalah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak. Seperti kerja sama dengan perusahaan untuk program magang.

Tidak berhenti sampai di sini, kerja sama juga dilakukan dengan lembaga pendidikan, terutama dari luar negeri. Sebanyak 30 universitas terkemuka di luar negeri sudah bekerja sama dengan President University.

Rektor President University Jony Oktavian Haryanto menandatangani perjanjian kerja sama dengan HAN University of Applied Science, yang diwakili Dr Helen de Jong, pada 28 Maret 2017. HAN University of Applied Science merupakan universitas terkemuka di Belanda yang fokus pada ilmu terapan, terutama di bidang logistik.

Hadir dalam kerja sama tersebut Direktur Utama PT Jababeka Infrastruktur Tjahjadi Rahardja dan Direktur Utama Cikarang Dry Port Benny Woenardi. Kerja sama dengan HAN University of Applied Science, Gelderland Province, dan beberapa kawasan logistik di Belanda sebagai bentuk nyata kerja sama triple helix antara kampus, pemerintah, dan pengusaha.

HAN University of Applied Science mempunyai kampus di Kota Arnhem dan Nijmegen dengan jumlah mahasiswa 34 ribu orang. Ada 4 fakultas yang tersedia, yaitu Faculty of Business Management and Law, Faculty of Health and Social Studies, Faculty of Engineering, dan Faculty of Education.

Kelebihan HAN University ada pada kurikulum yang menggabungkan komponen praktik berorientasi dengan penelitian terapan.

"HAN sebagai universitas yang fokus pada ilmu terapan akan sangat relevan dengan President University yang juga terletak di tengah kawasan industri dan ingin mencetak sarjana yang jago di bidang teori. Juga piawai secara praktik," ujar Jony dalam keterangan tertulis, Kamis (30/3/2017).

Dalam kesempatan yang sama, Helen dari BOD HAN University of Applied Science, sangat menyambut kerja sama ini. Selama ini hubungan pemerintah Indonesia dengan Belanda baik dan bersejarah.

"Letak President University yang berada di tengah kawasan industri terbesar di Asia Tenggara merupakan keunggulan yang memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswanya dan sesuai dengan visi HAN untuk menjadi universitas terkemuka yang fokus pada ilmu terapan," ucap Helen.

Perjanjian kerja sama ini meliputi program pertukaran mahasiswa, pertukaran dosen, pertukaran budaya, penyelenggaraan konferensi internasional bersama, program penelitian bersama, dan banyak hal. Pada tahap awal kerja sama, akan ada student exchange yang dilakukan pada semester ini. Kerja sama tersebut merupakan langkah awal kerja sama kedua belah pihak dalam memajukan kualitas pendidikan di Indonesia, sekaligus menjembatani antara ilmu pengetahuan dan praktik di lapangan. (nwy/mpr)


Berita Terkait