"Ini adalah konsolidasi kekuatan elemen Islam yang dimiliki Partai Golkar. Kebetulan Kecamatan Pesanggrahan kemarin kan Ahok kalah. Kita ingin tingkatkan. Kita pompa supaya putaran kedua kita bisa mengambil basis suaranya AHY, karena AHY lumayan tinggi di sini," kata Nusron di sela acara pengajian di Balai Rakyat Bintaro, Jakarta Selatan, Rabu (29/3/2017).
Konsolidasi dilakukan juga untuk mengambil basis suara Anies Baswedan-Sandiaga Uno yang menang di Jaksel. Karena itu, acara yang diadakan bertujuan untuk mengumpulkan elemen Islam yang berada di Pesanggrahan untuk memenangkan Ahok-Djarot.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk di kalangan basis muslim, lanjut Nusron, Ahok dianggap tidak berpihak ke Islam, bahkan dituduh dengan kasus penistaan agama. Padahal, menurut Nusron, Ahok sudah 'teken kontrak' dengan partai Islam, salah satunya PPP untuk bisa menyejahterahkan warga Islam di Jakarta.
"Ahok sudah teken kontrak dengan partai Islam, salah satunya PPP, juga yang di dalamnya ingin menyejahterakan imam masjid, marbut masjid, ustaz-ustaz majelis taklim, termasuk juga buat yang memandikan jenazah. Itu semua akan dikasih tunjangan tiap bulan dan diumrahkan setahun sekali buat ibadah, 10 ribu selama 5 tahun nanti kita akan mengumrahkan mereka," papar Nusron. (nth/fdn)











































